Rekan kerja yang beracun, lebih berbahaya daripada bos yang buruk


post-title

Pekerjaan harus tumbuh baik secara pribadi maupun profesional. Tapi apa yang terjadi ketika alih-alih kesejahteraan itu menjadi mimpi buruk?

Ini bisa terjadi karena situasi yang berbeda: tidak nyaman dengan apa yang dilakukan, bos yang, alih-alih menjadi pemimpin, menjadi algojo atau rekan yang beracun, penyebab utama untuk menghasilkan lingkungan kerja yang negatif.

Para ilmuwan dari Universitas Tel Aviv melacak 820 pekerja berusia antara 25 dan 65 tahun selama dua dekade. Semuanya dimulai pada tahun 1988 dengan pemeriksaan medis dan beberapa pertanyaan tentang rekan-rekannya di tempat kerja. Percobaan menunjukkan bahwa sumber utama stres bagi karyawan adalah kurangnya empati dengan rekan-rekan mereka, serta kompetisi gila dan gosip kantor.



Orang paruh baya yang tidak merasa atau tidak mendapat dukungan dari teman sebayanya lebih mungkin meninggal daripada mereka yang berhasil bekerja sama dengan teman sebayanya.

Analisis ini bukan satu-satunya yang membuktikan bahwa lingkungan kerja yang buruk di antara teman sebaya adalah penyebab utama stres. Sebuah studi yang dilakukan oleh platform rekrutmen TINUpulse mendukungnya.

40 ribu profesional anonim disurvei dan disimpulkan bahwa kebahagiaan seorang karyawan 23,3 persen lebih terkait dengan rekan-rekannya daripada dengan bosnya. Demikian juga, 62 persen peserta mengatakan bahwa rekan kerja mereka yang menyebabkan mereka lebih tertekan daripada pemimpin mereka sendiri.



INI DIA CIUMAN PALING KASAR YANG PERNAH ADA DI FILEM The Love (Januari 2020)


Top